Yayasan Alfatih Indonesia Raya ( AIR Foundation ) dalam kiprahnya sampai hari ini memiliki perjalanan sejarah yang unik dan berliku, pasang-surut dialami oleh para pengurusnya. Fenomena social yang ada disekeliling kita seperti kondisi anak-anak yatim, fakir miskin, kaum dhuafa, anak-anak terlantar, dan yang lainnya seperti bukan bagian dari tanggung jawab kita sebagai bagian dari bangsa yang kita cintai ini. Pemerintah dalam UUD 1945 pasal 34 telah diamanahkan untuk menangani fakir miskin atau anak-anak terlantar dan sejenisnya, namun dalam kenyataannya belum sepenuhnya bisa dirasakan oleh mereka yang membutuhkannya. Persoalan-persoalan tersebutlah yang telah menginspirasi bagi sebuah komunitas kecil yang memiliki cita-cita dan harapan besar bahwa kelak anak-anak yatim, dhuafa’ serta masyarakat kurang mampu bisa diberdayakan dan hidup layak yang menjadi hak bagi semua insan.
Untuk mewadahi dan keinginan berkiprah dalam masyarakat tersebut, maka pada pertengahan tahun 2018 didakanlah pertemuan kecil yang digagas oleh Bapak Teguh Sangaji yang merupakan salah satu dari komunitas kecil tersebut guna membahas lebih dalam tentang rencana membangun cita-cita dan harapan besar tersebut. Kesepakatan dari pertemuan tersebut, maka didirikanlah sebuah yayasan yang diberi nama “Al-Fatih Indonesia Raya” tepatnya pada tanggal 19 Juli 2018 yang pendirinya pada saat ini yaitu Bapak Teguh Sangaji, Bapak Fuad Rizal Yazid, Bapak Rohmad dan Bapak Tukiyat dan sahabat-sahabat lainnya menjadi pengurus yayasan tersebut. Al-Fatih Indonesia Raya mengandung sebuah makna yang sangat mulia diantaranya berbicara tentang konsep kedamaian dan kesejahteraan, hidup damai dan sejahtera seluruh bangsa Indonesia
Pada awalnya Nama yayasan kita bernama “Yayasan AlFatih Indonesia” sempat ditolak karena sudah ada yang memakai nama tersebut, akhirnya atas saran pihak kementrian Hukum dan HAM RI, disepakati oleh para pengurus yayasan yaitu nama yayasan ditambah 1 kata yaitu “Raya” untuk membedakan dengan yayasan lain, dan akhirnya mendapat persetujuan dengan nama “Yayasan AlFatih Indonesia Raya”, atau kita sebut juga “ Air Foundation ” dan kegiatan yayasan mulai terarah dan fokus pada sasaran yaitu dalam bidang sosial – pendidikan, Ekonomi, kemanusiaan, dan keagamaan.
Yayasan AlFatih Indonesia Raya mempunyai program jangka panjang yaitu “Membangun 1.000 Kampung Mandiri” yaitu bentuk riil pembangunan desa yang diwujudkan sebagai program pendampingan, kerjasama antara yayasan dengan instansi/masyarakat setempat dengan mengadakan dan melengkapi infrastruktur pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, kemanusiaan dan keagamaan.
Untuk menyikapi program tersebut diperlukan tenaga-tenaga ahli yang mempunyai kompetensi dibidangnya, maka ….
Selanjutnya perkembangan yayasan sampai saat ini tetap eksis dan focus pada kegiatan yayasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan yayasan yang sudah dan sedang dilakukan saat ini adalah Santunan Rutin bulanan untuk anak yatim dan atau piatu, dhuafa, pemberdayaan kemampuan anak yatim dan binaan, pembangunan Pusat Kegiatan Belajar Mayarakat ( PKBM ) – Malangbong, Persiapan pembangunan kawasan terpadu yang meliputi sarana dan prasarana pendidikan, pertanian, peternakan, perikanan, rumah kompos, dan sarana pendukung lainnya.
Itu semua atas dukungan dari semua pihak diantaranya : Para Donatur, Organ Yayasan itu sendiri, Relawan, dan pihak-pihak terkait lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Donasi atau sumbangsih dalam bentuk materi dan non materi selalu Yayasan harapkan demi terwujudnya proyek pemberdayaan umat khususnya anak-anak yatim dan atau piatu serta masyarakat kurang mampu, yang semuanya sudah tersimpul dalam Visi dan Misi Yayasan sebagai sebuah konsep besar yang diawali dari sebuah komunitas kecil dengan segala keterbatasannya.
Profil Yayasan Alfatih Indonesia Raya
Alamat Pusat : Jl. Nasional III Malangbong Tasikmalaya Km.53 Rt.002 Rw.01 Desa Cinagara. Kec. Malangbong. Kab. Garut. Jawa Barat. Indonesia 44188
Alamat Cabang : Jl. Narogong Raya Rt.01 Rw.01 No.430 Kp. Dayeuh Kec. Cileungsi. Kab. Bogor. Jawa Barat
Email : yayasanalfatihindonesiaraya@gmail.com
WhatsApp : 0813-36360959
Telpon : 622180472026
Visi & Misi
Terwujudnya “Seribu Kampung Mandiri” sebagai implementasi masyarakat yang berbudaya maju, sehat, aman, dan sejahtera berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah
- Mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dengan penguasaan IPTEK dan IMTAQ agar mampu menjadi Pelopor Perubahan.
- Mengelola tanah dan atau bangunan yang berasal dari wakaf, hibah, atau lainnya untuk dibangun/dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat.
- Memberdayakan anak yatim, piatu, yatim piatu, kaum dhuafa’ dan anak-anak yang berprestasi dengan memberikan pendidikan dan keterampilan yang layak.
- Memberikan bantuan kemanusiaan kepada anak yatim, piatu, yatim piatu, dan masyarakat kurang mampu agar mendapatkan kehidupan yang layak.
- Berperan aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan hidup.
- Berperan aktif meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia baik pembangungan struktur mau pun infrastruktur.
- Menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan baik untuk civitas yayasan pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya.
- Memasyarakatkan kegiatan olahraga di lingkungan civitas yayasan.
Legalitas :
AKTE NOTARIS HERI HENDRIYANA, SH.,MH NO 56 TANGGAL 18 JULI 2018
SK Menteri Hukum dan HAM RI, No AHU-0009299.AH.01,04.tahun 2018
Program Kerja
1. Bidang Sosial
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
Kursus-Kursus Ketrampilan
Penyuluhan dan Cek Kesehatan, serta Pengobatan Gratis
2. Bidang Kemanusiaan
Santunan dan beasiswa pendidikan untuk anak yatim dan kurang mampu.
Bantuan korban bencana alam
Bantuan kepada tuna wisma, fakir miskin
Konsultasi dan bantuan hukum
Pelestarian lingkungan hidup
3. Bidang Keagamaan
Menerima dan menyalurkan dana sosial instansi/masyarakat
Penyelenggaraan TPA
Peringatan hari-hari besar Islam
Yatim Binaan
Anak Yatim Binaan
Cileungsi – Bogor 54 anak Yatim
Garut – 139 Anak yatim dan Dhuafa 72
Jumlah 265 anak yatim dan dhuafa
Susunan Pengurus

Muhammad Julai
Ketua Umum

Ninik Martini, SE
Bendahara 1

Nengsih Binti Majid
Sekertaris

Ika Yuniati
Bendahara 2